2 - Bai'at

Orang-orang Ansar Kirim Dua Belas Pemimpin Untuk Berbaiat Kepada Nabi SAW., Begini Alur Ceritanya

731
×

Orang-orang Ansar Kirim Dua Belas Pemimpin Untuk Berbaiat Kepada Nabi SAW., Begini Alur Ceritanya

Sebarkan artikel ini

KA’B radhiyallôhu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallâhu ‘alaihl wasallam telah bersabda, “Kirimkanlah kepadaku dua belas orang pemimpin dari kalian yang akan bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi pada mereka.”

Maka orang-orang Ansar mengirimkan dua belas pemimpin di antara mereka: Sembilan orang dari kabilah Khazraj, dan tiga orang dari kabilah Aus.

[Demikian dalam kitab Al-Bidayah Wan-Nihâyah (3/160).

Hadis tersebut diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ahmad dan Thabarani secara panjang lebar, sebagaimana dalam kitab Majma’uz-Zawû id (6/42), yang juga disebutkan secara panjang lebar.

[Haitsami (6/45) berkata bahwa para perawi Ahmad adalah para perawi kitab Shahih selain lbnu Ishaq, dan ia telah menyatakan secara jelas bahwa ia mendengar langsung dari gurunya).

[AlI-Hafizh Ibnu Hajar berkata dalam kitab Fathul-Bârî (7/157): Diriwayatkan pula beserta sanadnya lbnu Ishaq, disahihkan oleh lbnu Hibban dari jalur sanad lbnu Ishaq secara panjang lebar.

Baiat Abul-Haitsam dan Ceritanya

THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Urwah radhiyallâhu ‘anhu secara mursal, ia berkata: Orang yang pertama kali berbaiat kepada Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam adalah Abul-Haitsam bin Tayyihan radhiyallâhu ‘anhu.

la berkata, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya di antara kami dan orang-orang (Yahudi) ada ikatan -yakni persekutuan dan perjanjian.

Kemudian setelah kami memutusnya, mungkinkah engkau kembali kepada kaummu, sedangkan kami telah memutuskan ikatan itu dan memerangi orang-orang?”

Maka tertawalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam karena perkataannya.

Beliau bersabda, “Darahku adalah darah kalian, dan kuburku bersama kubur kalian.

Setelah Abul-Haitsam puas dengan jawaban Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam terhadap perkataannya, ia pun menghadap ke arah kaumnya, lalu berkata, “Wahai kaumku! Ini adalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam.

Aku bersaksi.bahwa sesungguhnya beliau benar. Hari ini beliau berada di tanah suci Allah dan merupakan tempat yang aman, di tengah-tengah kaumnya dan kerabatnya.

Maka ketahuilah bahwa jika kalian membawanya pindah ke negeri kalian, pasti bangsa Arab akan bersepakat untuk memusuhi kalian.

Jika kalian rela berperang di jalan Allah, serta kehilangan harta dan anak-anak, maka ajaklah beliau ke negeri kalian, karena beliau benar-benar Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam.

Namun jika kalian merasa khawatir bahwa kalian tidak sanggup membelanya, maka katakan sekarang juga.”

Ketika itu mereka berkata, “Kami menerima dari Allah dan dari Rasul-Nya sesuatu yang keduanya diberikan kepada kami.

Kami sanggup memberikan apa yang engkau minta dari kami wahai Rasulullah. Wahai Abul-Haitsam! Biarkanlah kami berbaiat kepada Rasulullah.”

Maka Abul-Haitsam berkata, “Akulah yang pertama kali melakukan baiat.”

error: Allahu Akbar