Kemudian mereka semua ikut melakukan baiat. -Lalu perawi meneruskan hadisnya.
[Haitsami (6/47) berkata bahwa dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahi’ah. Hadisnya hasan, dan sedikit dha’if].
Perkataan Abbas bin ‘Ubadah Radhiyallahu ‘Anhu Menjelang Baiat
MENURUT riwayat Ibnu Ishaq dari ‘Ashim bin Umar bin Qatadah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa setelah orang-orang berkumpul untuk berbaiat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, berkatalah Abbas bin ‘Ubadah bin Nadhlah dari kabilah Bani Salim bin ‘Auf, “Wahai orang-orang Khazraj! Apakah kalian mengetahui atas perkara apa kalian berbaiat kepada orang ini?”
“Ya,” sahut mereka.
la berkata, “Kalian berbaiat kepadanya untuk berperang melawan bangsa ‘ajam (non-Arab) maupun Arab.
Maka jika kalian berpikir untuk menyerahkan beliau kepada musuh, manakala harta kalian mulai habis, dan orang-orang terhormat diantara kalian mulai terbunuh, lebih baik kalian menyerahkannya sekarang juga!
Maka demi Allah! Jika kalian melakukannya, hal itu merupakan kehinaan di dunia dan akhirat.
Namun jika kalian yakin bahwa kalian sanggup menepati apa yang kalian rencanakan meskipun harta kalian akan habis, dan para pemuka kalian akan.terbunuh, maka laksanakanlah.
Demi Allah! Ini merupakan kebaikan dunia dan akhirat!”
Mereka berkata, “Kami akan melakukannya meski musibah akan menimpa harta-harta kami, dan para pemuka kami akan terbunuh.
Lantas apakah balasan bagi kami dengan hal itu jika kami bisa menepatinya wahai Rasulullah?”
“Surga,” sabda beliau.
Mereka berkata, “Ulurkan tanganmu.”
Lalu beliau membentangkan tangannya, dan mereka berbaiat kepada beliau.
[Demikian dalam kitab Al-Bidayah Wan-Nihayah (3/162)].
Ibnu Ishaq meriwayatkan pula beserta sanadnya dari Ma’bad bin Ka’b dari saudaranya, Abdullah: Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bubarlah kalian ke tempat persinggahan kalian.”
Lalu Abbas bin ‘Ubadah berkata, “Wahai Rasulullah, demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran!
Jika engkau mau, sungguh kami akan menyerang penduduk Mina dengan pedang-pedang kami besok pagi!”
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kita tidak diperintahkan untuk melakukan hal seperti itu. Akan tetapi kembalilah kalian ke tempat persinggahan kalian.”
[Demikian dalam kitab Al-Bidayah Wan-Nihayah (3/164)].






